18 April 2022

Ramadhan di Bulan April

Bulan ini adalah bulan istimewa. Kami menyambutnya dengan bersama membuat target Ramadhan masing-masing. Dari kegiatan ini saya belajar untuk menghargai orang lain. Tak perlu risau karena target Ramadhan mereka berbeda jumlah barisnya, lebih baik mendoakan agar semua tercapai dan saling mengingatkan ketika mulai kurang fokus.

Bulan ini juga bulan spesial. Tenang rasanya hidup tanpa instagram. Hihi... Karena meski banyak manfaat dari sana, tapi tak sedikit rasa yang kadang goyah ketika melihat story orang lain. Disadari atau enggak, ada waktu yang hilang untuk fokus pada hidup sendiri ketika kita sekian menit melihat kehidupan orang lain. Untuk nasihat orang-orang sholih, masih ada media telegram yang fokus untuk mendapatkan nasihat dari satu atau beberapa orang sholih. Berbeda dengan instagram, jika kita meniatkan mengambil nasihat dari akun pengelola orang-orang sholih maka akan banyak sekali "gangguan" ketika menuju kesana. Bahkan bisa saja waktu 25 menit habis namun hanya kurang dari 5 menit membuka akun yang awalnya dituju.

Bulan ini kami masih sama jadwal WFO-nya. Jadi, saya nggak harus benar-benar atur waktu karena jam kerjanya menyempit. Saya manfaatkan WFH dan hari libur untuk melaksanakan HS-plan yang alhamdulillah dimudahkan. Bahkan saya nggak menyangka kalau pekan pertama Ramadhan nggak pakai jasa catering. Rasanya semangat saja membuat meal plan dan terasa mudah dengan adanya stok bumbu dasar dan tentu saja bantuan budhe. Lalu pekan kedua kami mulai mix dengan catering. 

Sejauh ini, alhamdulillah ibadah kami lancar. Sebelumnya, saya mendengarkan nasihat Ustadz Nuzul Dzikri tentang ibadah hati wanita. Menenangkan sekali sehingga saya lebih longgar hati dalam menerima kodrat sebagai wanita khususnya selama Ramadhan ini. 

Selengkapnya tentang kajian ini bisa disimak di sini.

Oh, iya, bulan ini juga bulan spesial. Ma sya Allah, alhamdulillah, sepuluh tahun sudah kami mengarungi samudera rumah tangga. Ibadah terpanjang sepanjang hayat. Smoga Allah selalu mudahkan langkah kami untuk saling mencintai karena Allah dan melindungi diri dan keluarga dari api neraka. Amiin..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca postingan ini :) silakan tinggalkan jejak di sini. Maaf ya, spam&backlink otomatis terhapus.