Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan

24 Desember 2021

Belajar dari Kisah Nabi Musa

Kisah Nabi Musa


Bismillahirrohmanirrohiim...
Kali ini saya mau sharing hal-hal yang bisa dipelajari dari kisah Nabi Musa dalam Alquran. Karena

07 Desember 2021

Ketika Manusia Berserah


Tulisan ini mengingatkan diri akan segala hal yang terlihat tidak mungkin, namun ketika hanya kepada

13 Februari 2020

[Review Buku] Tuntas Motorik & Tuntas Kemandirian


Bismillah...

Kali ini saya mau mereview sedikit tentang duo buku yang sangat bermanfaat bagi saya. Dari segi

11 Februari 2020

[Jurnal Ulat-Ulat Pekan 4] Belajar Sustainable Living dengan Keluarga Punggawa Semesta


Bismillah...

Setelah sempat galau beberapa hari lalu, saya kembali menilik mindmap saya. Disana memang

07 Desember 2019

Mengenal Bahasa Kasih dalam Keluarga


Assalamualaikum warokhmatullohi wabarokatuh...

Alhamdulillah jumat pekan lalu saya berkesempatan belajar lagi dengan dr.Aisah

26 Agustus 2019

Membangkitkan Fitrah Belajar dan Bernalar

source: www.123rf.com

Membangkitkan Fitrah Belajar dan Bernalar
Oleh Ust. Harry Santosa

"Baby born as a Scientist" begitu menurut pakar prof. Gopnick yang selama puluhan tahun bergelut dengan dunia anak. Dia melihat anak punya kecakapan setara seorang filsuf dan berfikir ilmiah layaknya seorang pakar sains.

04 Maret 2019

Jalan Bahagia Mendidik Anak

Tulisan ini adalah catatan pribadi saya atas majelis ta'lim ba'da dzuhur di Masjid As-shaf oleh Ustadz Abul abbas Thobroni.


Bagaimana agar bahagia mendidik anak-anak kita? 

Kuncinya adalah
"Jadikan rumah kita sebagai

21 November 2018

Cerita Kami Melunasi Utang

 H , pict random from google

"Barang siapa berhutang dan ia berniat melunasinya, maka Alloh akan memudahkan baginya melunasi utang tersebut di dunia." (H.R. Ibn Majah)

17 Oktober 2018

11 Cara Sukses Berkomunikasi dengan Anak


Bismillah, awal bulan September lalu kuliah bunda sayang sudah dimulai. Materi pertama yang saya dapatkan adalah materi komunikasi produktif. Karena saya merasakan manfaat luar biasa setelah menerapkan pola komunikasi produktif ini, saya merasa saya harus berbagi dengan ibu-ibu semua.

12 April 2018

Berbagi dan Melayani


Tulisan oleh  Ibu Septi Peni Wulandani, via Telegram 8 Maret 2018
____________________________________________________________


Dua hal yang menjadi prinsip berkomunitas: Berbagi dan Melayani. Saat kita bergabung di dalam sebuah komunitas, pertanyaan yang pertama harus kita sampaikan kepada diri sendiri adalah :


"Apa yang bisa saya kontribusikan di komunitas ini?"  (pertanyaan pertama)

bukan

"Apa yang bisa saya dapatkan di komunitas ini?" (pertanyaan kedua)

Dua pertanyaan tersebut akan memberikan reaksi yang berbeda. Pertanyaan pertama akan memberikan reaksi berbagi dan melayani di komunitas. Sedangkan pertanyaan kedua akan memberikan reaksi menuntut komunitas.

27 Februari 2018

Bumi adalah Saksi Amalan Kita

Bismillah

____________

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat,

يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا 

“Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.” (QS. Al Zalzalah : 4)

Rasul lalu bertanya, “Apakah kalian tahu apa yang diceritakan oleh bumi?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَخْبَارَهَا أَنْ تَشْهَدَ عَلَى كُلِّ عَبْدٍ أَوْ أَمَةٍ بِمَا عَمِلَ عَلَى ظَهْرِهَا أَنْ تَقُولَ عَمِلَ كَذَا وَكَذَا يَوْمَ كَذَا وَكَذَا قَالَ فَهَذِهِ أَخْبَارُهَا 


“Sesungguhnya yang diberitakan oleh bumi adalah bumi jadi saksi terhadap semua perbuatan manusia, baik laki-laki maupun perempuan yang telah mereka perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, “Manusia telah berbuat begini dan begitu, pada hari ini dan hari itu.” Inilah yang diberitakan oleh bumi. (HR. Tirmidzi no. 2429. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Namun hadits ini punya penguat dalam Al Kabir karya Ath Thobroni 4596, sehingga hadits ini dapat dikatakan hasan sebagaimana kesimpulan dari Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy dalam Bahjatun Nazhirin, 1: 439). 

__________


Itulah kenapa kalau sholat sunnah ba'diyah dianjurkan berpindah tempat dari sholat wajibnya.

Semakin banyak tempat yang kita singgahi untuk kebaikan, semakin banyak bagian bumi yg bersaksi atas kebaikan kita 😍

Begitu pula sebaliknya untuk keburukan.

Ya Alloh, lebih banyak manakah antara tempat-tempat di bumi ini jadi saksi atas kebaikan kita atau keburukan kita? 😞
Astaghfirulloh...
Astaghfirulloh...
Astaghfirulloh...
Semoga Alloh mengampuni dosa-dosa kita.
Amin

____________________

Referensi

16 Desember 2015

Melatih Kesabaran Orang Tua (Khususnya Ibu)

source
Beberapa hari yang lalu saya streaming ilmu bagaimana melatih kesabaran bagi orang tua (khususnya ibu) dari teh kiki (Kiki Barkiah, penulis buku 5 Guru Kecilku yang terkenal itu)

Nah, saya mau sharing disini mengenai sabar yang dijelaskan beliau.

Jadi, menurut beliau sabar itu bukanlah sifat atau karakter. Sabar itu bisa diusahakan, dan semua orang punya potensi untuk sabar dan untuk ngga sabar. Salah dong ya kalau ngejudge: "Saya mah orangnya ngga sabar!" (Astaghfirulloh)

Nah, terus gimana sih biar bisa sabar sama anak-anak?

17 Februari 2014

Meraih Kesuksesan dengan Kemuliaan

Oleh Aa Hadi & Cheche Kirani
@ MAsjid BKPM 
Senin, 10 Februari 2014

Kajian diawali dengan pembukaan oleh cheche Kirani yang tampil sederhana tapi cantik. Emang beda kali ya artis sama orang biasa. Hehe... 
Kemudian masuklah kajian yang disampaikan oleh suaminya, Aa Hadi. Dan berikut isi kajian yang beliau sampaikan sejauh perhatian saya.

Banyak sekali nikmat yang diberikan oleh Alloh kepada manusia. 
Dengan nikmat itu manusia diuji siapa yang paling pandai mensyukuri nikmat dan diuji pula siapa yg menjadikan nikmat itu menjadi kemuliaan.
Kebiasaan buruk manusia adalah menyamakan dengan orang lain, sehingga seringkali mereka tidak bersyukur atas nikmat yang diperolehnya.
Ketika ada masalah, penyakit manusia seringkali adalah menyalahkan orang lain. Padahal bisa jadi masalah itu timbul karena kesalahan diri sendiri.
Ada seseorang yang menyelesaikan masalahnya dengan cara berdzikir/wirid sesuai dengan amalan yang diberikan oleh seorang kyai, misalnya agar cepat dapat jodoh, baca surat Ar Rohman sebanyak seribu kali (misalnya lho ya). Maka orang itu membaca wirid surat Ar Rohma sebanyak seribu kali sesuai perintah kyai. Akan tetapi jika ia tidak berusaha mencari jodohnya maka belum tentu ia ketemu dengan jodohnya.
Jadi, wirid hanya sebagian kecil dari ikhtiar kita dalam menghadapi masalah.
Ketika ada pertanyaan tentang hidup :  
Kenapa begini? Kenapa begitu? pasti ada masalah dengan saya.
Misalnya, kenapa penghasilan saya sudah 4 juta sebulan tapi masih saja kurang ya?
Mungkin, saya kurang shodaqoh. Begitu kurang lebihnya.

5 kunci kesuksesan dengan kemuliaan:

1. Jagalah sholat 5 waktu
Jangan harap Alloh serius ngurus kita kalau kita tidak serius dalam sholat 5waktu.
Pakailah pakaian terbagus saat menghadap Alloh, masa kalah bagusnya dg pakaian ke mall? 
Sudahkah kita kehilangan rasa malu kepada Alloh?
Apapun jabatan kita, jika kedekatan ke Alloh masih kurang pasti hidup akan ada yang kurang.
Barang siapa yang bersyukur, maka urusan akan dimudahkan, hidup diberkahi, dan insya Alloh rumah tangga sakinah mawaddah warokhmah.
Bersiaplah menderita jika sedikit mengingat Alloh.
Ingat, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenang.

2. Jagalah hubungan baik dengan orang tua
Q.S Al isro  (17) ayat 23
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."
 Q.S Luqman (31) ayat 14
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. "
Selalu bapak dan ibu kita merelakan kepentingannya untuk kepentingan anak.
Rahmat Alloh turun ketika kita berbakti kepada orang tua, termasuk didalamnya mertua kita
Pperhatikan orang tua kita maka Alloh akan memperhatikan kita.

3. sedekah 
Q.S Al baqarah (2) ayat 261
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."
Jika merasa Alloh pelit sama kita, itu pasti karena kita pelit (kurang sedekah).
Perbanyaklah sedekah, misal bnyakin ngasih anak yatim.
Kalau kita baik sama anak yatim maka suatu saat Alloh akan mnggantinya. 
Misalnya suatu hari kita mendapat rejeki yang besar, bisa jadi dahulu kita pernah sedekah. Karena di dunia ini tidak ada yang kebetulan.
Ingat cerita supir taksi yang sedekah karena salah ambil uang 100rb disaku saat pengajian, 5 langkah dari tempat pengajian langsung mendapat rejeki pekerjaan jd supir pribadi yang gajinya 3x lipat dari supir taksi. Meskipun awalnya belum ikhlas, tapi lama2 ia ikhlas sedekah 100rb itu sehingga Alloh menggantinya dengan yang jauh lebih besar. Subhanalloh 
Jika kita bersedekah maka hidup kita akan diangkat oleh Alloh.

4. Jangan mendzolimi orang rumah
Suami, jangan mendzolimi istri dan istri jangan mendzolimi suami.
Masa sedari nikah daster yang diapakai itu2 aja? :) *selingan
Segelas air putih yang dihidangkan seorang istri untuk suami sama dengan umroh.
Sebaik-baik suami adalah yang paling bisa membahagiakan istrinya.

5. Jangan putus silaturahim

Insya Alloh kl 5.5nya jalan maka hidup akan sukses dengan kemuliaan

06 Januari 2014

Kajian Tentang Judi

Fiqih Muamalat, yang haram: Judi
Oleh: Ust. Sarwat, Lc
Masjid Sholahudin KP

Pak ustadz mengawali kajian dengan menyebutkan beberapa istilah untuk judi, diantaranya adalah Maysir, al-maysir. Disebutkan dalam Alqur'an pada Q.S Al baqarah : 219 , Q.S Al maidah: 90 dan satunya lagi saya lupa (maaf)
Judi, merupakan dosa besar. Yakni segala sesuatu yang ada unsur menang dan kalahnya, yang masing-masing peserta (minimal 2 orang) memberikan iwadh/ harta, dimana yang menang akan mengambil harta yang kalah, dan yang kalah harus merelakan hartanya.
Judi, tidak peduli apa alatnya: dadu, anak panah, koin, dll yang penting adalah sifat dari kegiatannya.
Banyak diberikan contoh mana yang termasuk judi dan mana yang bukan.
Unsur-unsur judi sendiri ada 3, yaitu:
  1. ada harta yang dipertaruhkan
  2. ada yang menang dan yang kalah
  3. ada pendzaliman : harta yang kalah berarti didzolimi
Contoh:
  • Lomba MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur'an) bisa termasuk judi jika para peserta lomba membayar uang (seperti uang pendaftaran atau administrasi) di awal, dan bagi siapa yang menang mendapatkan hadiah yang berasal dari uang peserta tersebut (yang telah terkumpul)
  • Undian, misalnya di supermarket, belanja lebih dari 200 ribu dapat 1 kupon undian mobil. Bisa termasuk judi jika harga-harga barang belanjaan lebih tinggi dari harga biasanya (bukan harga normal) dan hadiah berasal dari kumulatif kenaikan harga yang dibayar para peserta undian. Misalnya sabun biasa 10 ribu setelah ada undian menjadi 30 ribu, selisih 20 ribu itu jika dikumpulkan akan banyak dan digunakan utk hadiah mobil undian, ini termasuk judi. Namun jika harga sabun tetap 10 ribu, maka hadiah mobil yang berasal dari margin profit (yang lebih tinggi karena pembelian lebih banyak dari biasanya) bukan dianggap sebagai judi.
  • SMS Premium, harga wajar sms sekitar 100-250 rupiah, namun menjadi 2000 rupiah utk sms premium hanya karena mengikuti undian. Biasanya ada di acara TV, dengan cara mengirimkan sms sebanyak-banyaknya. Termasuk judi
  • Arisan ibu-ibu PKK. Bisa disebut judi, namun bisa menjadi bukan judi jika ada kesepakatan: satu peserta hanya boleh menang sekali, dan besarnya iuran sama, dan semua peserta wajib menang. dan peserta yang sudah menang, harus tetap mengikuti arisan, tdk boleh kabur.
  • Arisan umroh, bukan judi jika harga umroh yang didapatkan tidak fluktuatif. Maksudnya adalah ketika harga umroh naik dari tahun ke tahun, maka peserta tetap mendapat arisan yang jumlahnya sama dari tahun ke tahun. Misal, 1x arisan bayar 1 juta, ada 20 peserta. Maka dapet total arisan 20 juta. Jika tahun 2010 misalnya umroh seharga 15 juta dan tahun 2013 22 juta, maka arisannya tetap dapat 20 juta, kurang lebih nya ditanggung peserta. Jadi, dapetnya arisan tidak menyesuaikan harga umrohnya.
  • Pendaftaran STAN 100 ribu (tadi ceritanya untuk bayar map, tapi setahu saya sih murni uang pendaftaran), ada 125 ribu peserta dan yang diterima 2000 peserta. Itu bukan termasuk judi, karena biaya kuliahnya bukan berasal dari uang pendaftaran, melainkan ada anggaran negara untuk hal tsb dan uang pendaftarannya masuk uang negara.
Seperti mencelupkan tangan ke daging/darah babi. Haram (yang ini tadi depannya kurang jelas)

Sekian ToK nya, bila ada salah semata dari saya, dan semua kebenaran datang dari Alloh.

29 Juli 2013

Tazkiyatun Nafs

Oleh KH. Anwar Anshori Mahdum

Tazkiyatun Nafs berarti mensucikan jiwa.
Hati merupakan arah pandangan Alloh kepada kita, sehingga harus selalu disucikan.

Virus hati ada 5, yaitu:
  1. Syirik - mempengaruhi ketauhidan
  2. Hawa nafsu
  3. Ambisi kepada dunia
  4. Lalai
  5. Bid'ah
Nafsu ada 3 jenis:
  1. Mutmainnah - tenang
  2. Lawwamah - tercela
  3. Ammaro bissu' - mendorong untuk selalu jahat
Kita sebagai manusia bisa menguasai nafsu atau justru malah dikuasai nafsu. Tergantung bagaimana kita mengendalikan nafsu.

Hal-hal yang tidak boleh ditinggalkanagar kita bisa mengendalikan nafsu:
  • Muakadah- ingat perjanjian kita dengan Alloh, yakni senantiasa mentauhidkan-Nya.
  • Muroqobah- Selalu merasa diawasi Alloh, karena kelak manusia akan dimintai pertanggungjawaban.
  • Muhasabah- Instrospeksi diri, berapa waktu kita yang digunakan untuk mengingat Alloh?
  • Muaqobah- mengiqob diri, misalnya dengan memberi sanksi diri sendiri ketika lalai. Ingat kisah Umar yang menjual kebunnya dikarenakan akibat mengurus kebunnya itu Umar menjadi tertinggal 1 rokaat jamah dengan Rasululloh. 
  • Mujahadah- bersungguh-sungguh dalam taat kepada Alloh
Sempurnakanlah kelalaian dengan berbagai kebaikan.

4 poin kehidupan - ada pada Q.S Al 'Ashr
  1. Beriman
  2. Beramal sholeh
  3. Nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran
  4. Nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran

18 Juli 2013

Keluarga Islami sebagai Basis dalam Bekerja

Oleh Drs H. Bali Pranowo, MBA.

Pengajian siang ini menarik. Karena ustadznya membawakan dengan penuh semangat dn memancing keingintahuan pendengarnya, termasuk bunda.
Pertama2 beliau bercerita tentang Fatimah, putri Rasululloh.
Subhanalloh...
Tangannya kasar, karena setiap hari Fatimah menggiling gandum untuk makan.
Fatimah sangat mendukung suaminya, Ali bin abi Thalib.
Pernah suatu hari mereka berdua menghadap Rasululloh untuk meminta pembantu agar membantu mereka.
Namun Rasululloh tidak mengiyakan permintaan mereka.
Rasululloh memberi mereka amalan agar mereka berdzikir subhanalloh 33x, alhamdulillah 33x dan allohu akbar 33x ketika mereka merasa lelah.
Subhanalloh ya...
Padahal putri Rasululloh, tapi begitu pekerja keras.
Beliau adalah wanita kedua yang akan masuk surga setelah Khadijah, istri Rasululloh.
(Khadijah, Fatimah, Aisyah istri Fir'aun, Maryam)

Suatu ketika saat Fatimah diberitahu Rasululloh bahwa ia ahli surga, ia bertanya apakah ada wanita seumurannya yang mendahului ia masuk surga?
Saat itu Rasululloh dibisiki Malaikat "ada" dan kemudian menjawabnya kepada Fatimah.
Lalu Fatimah dengan penasaran bertanya siapakah wanita itu?
Saat itu seorang sahabat lewat, ia adalah Mutiah.
Lalu Rasululloh menunjuknya seraya berkata "dia", "dialah wanita itu"
Fatimah pun menyelidiki apa yang membuatnya bisa mendahului masuk surga.
Seharian Fatimah dirumah Mutiah dan tak menemukan tanda-tanda itu.
Sore hari fatimah berpamit, dan ketika di pintu hendak keluar, disitulah Fatimah menemukan jawabannya.
Ada ember berisi air, handuk, dan cambuk.
Melihat benda-benda itu, fatimah bertanya kepada Mutiah untuk apa benda-benda itu.
Mutiah menjawab, bahwa setiap hari ia menyiapkan semua itu untuk menyambut suaminya ketika pulang bekerja nanti. Dan sebelum suaminya datang, ia terjaga, tak pernah tidur sebelum suaminya pulang, dan senantiasa berdandan seperti halnya pengantin baru untuk menyambut suaminya.
Ketika suaminya pulang, ia menyambutnya dan kemudian memasukkan handuk kedalam air untuk diusapkan ke wajah suaminya agar suaminya merasa adem ketika masuk rumah. Kemudian mengambil cambuk seraya berkata pada suaminya "Apakah ada pelayananku hari ini yang kurang? Jika ada, maka cambuklah aku."
Mendengar penjelasan itu, fatimah seolah mendapatkan jawaban dan sadar bahwa ia tak pernah melakukan semua itu.

Subhanalloh...
Bagaimana dengan kita?
Apa pernah kita berdandan bak pengantin baru setiap hari?
Jlebbb...
Mudah-mudahan ke depan bisa belajar berdandan cantik di depan suami, amin.

Selanjutnya pak ustadz menceritakan juga tentang Khadijah yang selalu mendukung Rasululloh. Wanita yang pertama kali masuk Islam, wanita yang membenarkan rasululloh ketika orang-orang mencemoohnya. Wanita pebisnis, tapi dirumah tetap menjadi sosok istri yang tidak sombong atas penghasilannya. Istri yang memberikan hartanya untuk perjuangan Islam.
Mudah-mudahan, kita, para istri yang bekerja, juga bisa seperti Khadijah, yang selalu mendukung suaminya dan tetap menjadikan suami sebagai imam keluarga.
Amin allohumma amiiin...

Pak ustadz juga bercerita tentang beliau dan istrinya, yang sudah 30 tahuan menikah tidak pernah bertengkar. Kenapa? Keduanya sama2 selalu bersyukur. Dan ketika salah satu sedang marah, maka yang lainnya diam. ketika suami marah, maka istri diam, dan ketika istri marah maka suami diam. Dengan demikian tidak pernah terjadi pertengkaran hebat yang disebabkan suami dan istri sama-sama marah/emosi.
Hmm, mudah2an bisa seperti itu...
Amiiin...

Pak ustadz menjelaskan bahwa wanita sholihah pasti Alloh jodohkan dengan laki-laki sholih. Itu pasti. Jadi, bagi para lajang yang ingin mendapatkan suami sholeh atau istri sholihah, maka jadilah pribadi yang sholih/sholihah terlebih dahulu. (ups, tapi tujuannya bukan utk seseorang ya, melainkan karena Alloh, karena hukum Alloh itu pasti. Laki-laki baik untuk wanita baik dan begitu juga sebaliknya)

*Kurang lebih isi kajiannya seperti itu. mohon maaf atas ketidaksempurnaan, bila ada yang salah, mohon koreksi.

17 Juli 2013

Kesalahan dalam membaca Alqur’an



  • Berat
Jika salah huruf, salah harokat, dan salah membaca bacaan mad (panjang) dengan tidak panjang. Hal ini menyebabkan salah arti/makna.
  • Ringan 
Jika kurang dengung dalam membaca bacaan dengung dan kurang panjang dalam membaca bacaan mad (misalnya seharusnya 5 harakat, dibaca hanya 2 harakat).

sumber: tasmi' Quran masjid salahudin

The Power of Ramadhan

Oleh: Ust. Amir Faisol Fath

Bulan Ramadhan, satu bulan dalam setahun, seperti waktu untuk kita mengasah. Ingat dengan istilah: "Berhentilah sejenak untuk menajamkan gergajimu, maka bisa untuk menebang pohon dengan bagus."

Dalam bulan ramadhan ada ibadah puasa, dan ada keseimbangan.
Kehancuran itu datang karena ketidakseimbangan. Seimbang antara dunia dan akhirat, antara keluarga dan pekerjaan, dll, semua harus seimbang.

Sahurlah, karena sahur itu berkah.
Akhirkan sahur, yakni ketika mendekati terbitnya fajar, bukan setelah shalat tarawih sudah sahur.
Dan jika kamu sedang makan sahur kemudian mendengar adzan shubuh, maka janganlah berhenti, habiskan makananmu (yang di piring, bukan di meja)

Setiap hari, kita menghirup Oksigen dan Nitrogen. Jika di rumah sakit, berapa harga Oksigen per liter? Hitung berapa banyaknya Oksigen yang kita hitung dalam sehari, dalam seminggu, dalam sebulan, dan kemudian dikalikan dengan harga per liter. Niscaya tidak ada satu perusahaan pun yang mampu menggaji kita sebesar itu, itu baru untuk bernafas. Belum untuk urusan yang lain.
Alloh lah yang mengurus kita, jasmani dan rohani.
Alloh tidak hitung-hitungan dalam mengurus kita, maka janganlah kita hitung-hitungan dalam menaati perintah Alloh. Karena perintah Alloh sejatinya hanya ada 2: Kerjakan, dan Jangan kerjakan.

Kita, manusia, ibarat handphone, ada casing (hardware) dan ada software-nya. Dua-duanya memiliki nilai. Handphone yang hanya bagus casingnya, sedang softwarenya rusak, pasti tidak akan laku dijual karena tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Jadi, kita sebagai manusia, jangan hanya bagus luarnya saja, namun ruhaninya juga harus bagus. Jaga keseimbangan antara jasmani dan ruhani.

Paket-paket ruhani yang Alloh sediakan untuk manusia:
1. Paket harian - sholat 5 waktu
    Jiwa, semakin sore semakin lelah. Karenanya, Alloh buat jarak waktu sholat makin sore makin dekat.
2. Paket pekanan - sholat jumat bagi laki-laki, puasa senin kamis
    Laki-laki merupakan sosok pemimpin, karena itu perhatikanlah anak yatim karena ia kehilangan sosok
    pemimpin itu.
3. Paket Bulanan - puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, 15 setiap bulan)
4. Paket Tahunan - puasa Ramadhan, haji
5. Paket seumur hidup sekali - haji

Paket intensif --> Bulan Ramadhan
Alangkah indahnya bila dibulan Ramadhan kita seperti kepompong, yang setelah habis bulan ramadhan itu, kita berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Untuk itu kita perlu bertekad untuk berubah.
Bedanya orang puasa dengan orang tidak puasa:
Orang puasa -> selalu belajar mengendalikan nafsu
Orang tidak puasa -> selalu mengikuti hawa nafsu
Perbanyaklah  infaq : memberi makan orang puasa, sholat berjamaah di masjid

Bulan Ramadhan itu ibarat pom bensin, terserah kita mau isi bahan bakar penuh atau tidak. Jika kita berpikir seolah-olah pom bensin ini adalah pom bensin terakhir dalam perjalanan, tentunya kita akan mengisi sebanyak-banyaknya bahan bakar. Begitu juga Ramadhan, jika kita berpikir seolah-olah ini adalah Ramadhan terakhir kita, maka kita perbanyak ibadah dengan sebanyak-banyaknya.

Saatnya kembali pada Alloh:
  • Taat/puasa
  • Baca Qur'an
  • Perbanyak doa
  • Istijabah (perbanyak sholat/taubat)
  • Bangun keseimbangan/ Attawazun
  • Sahur
  • I'tikaf
Bangun perubahan.
Kita, manusia, seperti accu/battery HP. Perlu di charges. Agar senantiasa hidup hati kita.

Dalam Surah An Nalh disebutkan bahwa janganlah berbuat seperti wanita pemintal benang, yang menceraiberaikan kembali hasil tenunannya. Ia memintal benang hanya untuk mengisi waktu kosongnya dan ia tak tahu harus berbuat apa esok hari. Sehingga ia membongkar kembali benang yang telah dipintalnya.

Puncak ramadhan : I'tikaf, harus dilakukan di masjid.
Jangan sampai kita disconnect dari Alloh, agar kita menjadi manusia istiqomah, manusia sepanjang jalan. ihdinash shirothol mustaqiiim.




*mohon maaf atas ketidaksempurnaan, apabila ada yang salah silakan koreksi. 

15 Juli 2013

Keluarga Dunia Akhirat

Oleh: Ust.Dr.ahzami samiun jazuli

Ikatan kita harus berdasarkan ikatan taqwa, karena bisa membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Kebahagiaan itu yang bisa melihat hanya Alloh.
Modal yang terbaik dalam kehidupan adalah Taqwa.
Dengan taqwa, suami istri saling jujur.

Pilihlah suami/istri yang sholeh/sholehah.
Jangan sampai suami istri didunia saling mencintai, tapi di akhirat saling bermusuhan.
Semua bisa jadi musuh, kecuali orang-orang dengan ikatan taqwa.

Seorang suami/ayah yang bekerja seyogyanya selalu mencurahkan perhatian penuh untuk keluarga, bukan perhatian sisa.
Meskipun sibuk dengan pekerjaan, keluarga tidak boleh dikorbankan.

Ringkasan Pengajian

Oleh:  Ust. Arif Jayadiningrat

Yang penting adalah pemahamannya.
Sholat, apakah ada perbedaan dalam diri kita saat sebelum takbir dan saat sesudah salam?
Kalau tidak ada, berarti ada yang salah dalam pemahaman.
Orang yang sholat akan kuat. Meski dihina, difitnah, ia akan tetap tersenyum.
Puasa, apakah ada berbedaan dalam diri kita saat sebelum 1 Ramadhan dengan setelah Ramadhan berakhir?
Kalau tidak, itu artinya puasa kita hanya ceremonial belaka.
Kenapa salah?
Karena semua itu hanya by culture. Ah, ustad saya begitu kok sholatnya.
Orang berimah akan bergetar hatinya jika disebut nama Alloh.
Menggunakan kata disebut -> kata kerja pasif. Kalau menyebut maka aktif.
Jika orang yang tidak bergetar hatinya ketika menyebut nama Alloh (aktif), bagaimana kalau pasif (disebut)?
Orang yang beriman akan bertambah imannya jika dibacakan ayat Alquran.
Alloh menciptakan alam, dan agama ini milik Alloh.
Maka ada keseimbangan antara alam dan agama Alloh.
Jika antara agama dan alam tidak seimbang, maka itu bukan agama Alloh.