01 April 2014

Malam yang Berharga

Nak, sekarang bunda baru tahu
Kenapa dulu saat diklat, ada seorang ibu dari pegawai yang ikut ke tempat diklat membawa anaknya (bayi)
Ternyata memang anak sangat membutuhkan ibunya
Kalau ibunya berani mengambil keputusan untuk mendapat hukdis (hukuman disiplin) tentu akan ia jalani demi menemani malam-malam anaknya yang masih balita
Untungnya saat itu masih ada pilihan untuk membawa anaknya ke tempat diklat

Nak, betapa malam-malammu sangat berharga
Kalau bisa tidak akan pernah bunda lewatkan satu malam pun tanpa bersamamu
Betapa kau membutuhkan bunda, nak
Banyak cerita yang akhirnya seorang ibu tidak menemani beberapa malam anaknya
Kalau bukan karena sangat terpaksa, misalnya karena sakit parah yang menular
tentu ibu itu tidak akan mengambil keputusan itu, nak

Semalam, kau menangis hebat
Memang terkadang (mungkin) karena mimpi buruk, kau terbangun sambil menangis
Sulit sekali menenangkanmu kecuali ada bunda
Tapi kau harus tahu, papahmu juga selalu bangun ketika kau menangis
Ia membantu menenangkanmu meski akhirnya yang mendiamkanmu bunda
Tak terbayangkan jika tidak ada bunda disampingmu

Setiap malam, kau terbangun untuk meminta ASI pada bunda
Tak kan bisa bunda memaafkan bunda jika hanya karena hal sepele kau tak mendapatkannya padahal bunda bisa
Sedih rasanya jika akhirnya kau harus minum susu lain 
Tak pernah terbayangkan
karena memberikan ASI padamu adalah suatu kebahagiaan tersendiri,
yang membuat iri papahmu
Tapi kau harus tahu, papahmu selalu punya ide untuk menjalin bonding denganmu
Bahkan di saat ia lelah sekali pun

Ada cerita, karena seorang ibu sakit, akhirnya tidak tidur dengan anaknya
dan sejak saat itu anaknya tidak lagi mau menyusu
Betapa sedihnya, namun itu pilihan yang tidak mudah
Karena tidak mungkin juga seorang ibu membiarkan anaknya tertular sakitnya

Sekarang, sudah 393 malam bunda menemanimu
Hanya doa yang bisa bunda panjatkan, 
Semoga kita diberi umur panjang
Semoga bunda bisa menemani malam-malammu hingga saatnya nanti
Amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca postingan ini :) silakan tinggalkan jejak di sini. Maaf ya, spam&backlink otomatis terhapus.