12 September 2013

!

Tuhan,
hanya padaMu aku kembali
Maafkan aku yang telah sombong
padahal aku tak punya sesuatu untuk kusombongkan

Tuhan
kembali aku menghadapMu
Kuharap tangis dan doaku Kau balas dengan perubahan
tentunya lebih baik dari sekarang

Tuhan
aku sedang memulai
bantu aku, Tuhan

11 September 2013

Catatan pribadi perkembangan bayi 0-6 bulan

Maaf sebelumnya, seperti judulnya, tulisan ini adalah catatan pribadi saya yang saya copast dari file word berjudul rizma. Isinya tentang perkembangan bayi mungil bernama Rizma dari 0 bulan sampai 6 bulan. Saya rinci per bulan mulai dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 bulan. Catatan ini adalah pengingat untuk bunda ketika suatu saat membutuhkan informasi/perlu flashback. Tulisan ini pun ditulis ketika Rizma sudah berusia 5 bulan. 



0-1   bulan : si mungil nan cantik itu sering senyum-senyum sendiri kalau bobok, tapi kagetan banget. Trus udah bisa miring2 boboknya, bisa nenen lancar setelah kurang lebih 5 hari. Karena aku kurang mendalam belajar perASIan, ternyata menyusui bayi based on demand itu tidak berlaku untuk bayi usia 0-7 hari. Pantes lah Rizma kuning, selama sebulan lebih. Di RS selama 1.5 hari belum bisa menyusui, Rizma belum lancar menyusu, lebih sering tidur dan ASI pun masih sedikit. Hari ketiga ASI melimpah dan Rizma belum bisa menyusu dengan lancar. Alhasil waktu itu ASI ditampung di cup feeder dan diminum Rizma. Sampai bengkak PD karena jarang disusukan, sakit sekali rasanya. Baru kapan itu nyadar kalau ada pompa ASI, dipompalah ASI meskipun akhirnya harus dibuang karena

05 September 2013

The Real of "Alat Tempur Mpasi"

Alat tempur mpasi yang dulu pernah di list di tulisan tiga bulan yang lalu, pada kenyataannya yang sampai saat ini udah punya dan insya Alloh pasti berguna adalah:
  • blender
  • feeding set (selalu dipakai)
  • clemek (butuh lebih dari dua)
  • talenan kayu
  • mangkuk tuppy+tutup (untuk menyimpan makanan di kulkas)
  • panci
  • pengukus, tuppy juga (bunda lengkapi dengan alas utk nyatuin dgn teflon)
  • pisau (hampir selalu dipakai)
  • parut (bisa sbg pengganti blender kalau bahan hanya sedikit)
  • saringan stainles steel (mungkin akan lebih sering pakai blender, praktis)
  • tempat makanan di freezer/kulkas, mungkin mw beli merk babycubes
  • easy scoop feeding bowl, itu lho tempat makan/mangkok plus tutup yang ada tempat sendok di

Mpasi mendadak dan Alhamdulillah S1 ASIX

Sebenernya sih gak mendadak, tapi berhubung tidak sama dengan rencana jadi ya bunda tulis mendadak judulnya. Rizma 4 September kemarin genap 6 bulan usianya dan resmi lulus S1 ASIX (semacam gelar sarjana karena sudah 6 bulan full ASI tanpa tambahan apapun). Alhamdulillah, mudah2an sehat selalu dan makin sholihah nan cerdas ya nak... Amin

ini ijazah untukmu, nak :)

finally home and the power of 'power pumping'



Alhamdulillahirobbil’alamin

Akhirnya, setelah sekian waktu kami menunggu. Sabtu itu (31/09/2013) kami resmi moving ke rumah. Alhamdulillah, akhirnya bisa jalan-jalan didalam ruangan yang agak lega-an. Hehe.. Trus kalau kepanasan di satu ruangan bisa berpindah ke ruangan lain yang ber-angin sepoi2. Bisa nyalain kompor buat ngrebus air untuk mandi. Dan yang paling utama, udah ada dapur pribadi pas bikin MPASI Rizma. Senaaaang rasanya. Cerita tentang bagaimana pindahannya kayaknya gak bakal ditulis detail. Intinya kemarin itu pindahan besar setelah sebelum-sebelumnya nyicil mindahin barang-barang yang bisa diangkut pakai motor. Pindahannya pakai mobil buka-an/pick-up milik pak Yono yang melayani jasa rental mobil untuk pindahan dll sekitar Bintaro. Dengan bantuan om resa asiknya papah, pindahan pun terasa lebih ringan. Kemarin angkutnya dua kali, dan bunda ikut angkutan yang pertama. Sementara dirumah sudah ada yangti dan yangkung yang nungguin kedatangan Rizma.

29 Agustus 2013

dirapel?

Dari kapan itu pengin banget nulis setiap tahap perkembangan Rizma plus poto di setiap perkembangannya. Ehm, tapi malah sampe usia yang hampir 6 bulan ini belum terlaksana. udah sih kemarin ditulis dulu di word, trus bingung juga masa iya mau nulis perkembangan anak dirapel selama 6 bulan? hihihi...
Belum lagi ada satu dua perkembangan yang lupa itu kapan bisanya (bisa ini pas umur sekian). Yah, tapi sepertinya tetep mau di publish, buat pengingat di masa mendatang.

27 Agustus 2013

Sepuluh Hari Menuju MPASI

Well...
Sekarang baru nyadar Rizma udah mau lulus S1 ASIX. Perasaan baru kemarin nulis trimester menuju Mpasi. Ternyata waktunya udah mau abis buat persiapan Mpasi.
Ok, ternyata sepertinya bunda mau beralih madzhab dari FC (Food Combining) ke WHO.
Ah, tapi kok dua hari ini kayaknya ribet banget ya belajar kelengkapan gizi -__-.
Ya intinya sih memang usia emas (0-2 th) ini (kalau bisa sampai 5 th) bunda harus pinter2 melengkapi gizi yang katanya bagus banget kalau super duper lengkap di setiap kali makan.
Oh my... (mikir betapa banyaknya belanjaan nanti dong ya)

Hmmm, makin deket jadi makin amburadul pikirannya. Apalagi ganti aliran. Dan lagi hasil perah ASI yang semakin berkurang dari hari ke hari. Ya Alloh....
Bunda! Tenang... Tenang... Tenang...
Tarik nafas dalam2, hembuskan perlahan.... Fiuuuuh

Baiklah, hari ini bunda udah selese mengelompokkan makanan berdasarkan jenis gizinya (makanan bla bla

26 Agustus 2013

Selamat, bunda

Cuti lebara kemarin, sama sekali no pumping.
Ah, tenang, masih banyak stok, lagian repot kalau nanti dapat banyak, boyong dari Jatim ke DKI.

Setelah cuti lebaran, sehari masuk kantor, pumping cuma 2x.
Ah, masih ada stok, hari jumat ini, besok kan full nenen.

Empat hari diklat, menyiasati pumping 3x dengan terlambat masuk kelas.
Hasilnya sedikit, karena merasa dikejar2 n gak enak sama pengajar.
Ah, gak apa-apa, stok masih bisa menutupi kekurangan pumping hari ini.

Sekarang, kembali ke kantor, pumping 3x seperti biasanya, hasilnya belum pernah sekali pun sama dengan biasanya.
Rata-rata dulu 6 botol, sekarang maksimal 5 botol, hari ini pun mungkin cuma 4 botol.

Produksi ASI.
Semakin sering dikeluarkan, semakin sering ASI diproduksi.

16 Agustus 2013

Berlebaran di Kota yang Berbeda



Alhamdulillah...
Akhirnya berlebaran dirumah mertua, setelah tahun kemarin gagal berlebaran disana sebelum dirumah bunda. Meski saat itu tiket sudah ditangan dan ternyata gagal dipakai, yang penting kehamilan bunda aman dan alhamdulillah Rizma sehat.

Kembali ke topik. Berlebaran di Ponorogo.

Banyak sekali yang bunda suka dari Kabupaten Ponorogo yang lebih dikenal dengan sebutan kota Reyog (atau Reog). Mulai dari rumah-rumah warga yang menurut bunda tergolong sangat sederhana,  tapi karena kerapihan dan kebersihannya menjadi enak dipandang. Meski letak rumah-rumah sangat sederhana itu di tengah kota, tetap saja bagi bunda seperti berada di desa karena suasananya. Penghuni-penghuninya pun masih banyak yang tergolong tua. Mereka bahkan masih sehat dan beraktifitas dengan lancar selayaknya anak muda. Kemudian, jajanan yang disajikan untuk para tamu, masih jajanan tradisional yang umumnya

02 Agustus 2013

24 ?

Alhamdulillah...
Kemarin genap usia bunda 24 tahun.
Ya Alloh, udah ngapain aja selama 24 tahun ini bunda? *introspeksi
Ternyata udah emak-emak ya bun :O (baru nyadar)

Syukurku atas semua nikmatMu Ya Alloh...
Banyaaak, banyak sekali hingga tak bisa disebutkan satu per satu.
Setiap detik nikmatMu Engkau turunkan untukku,
Alhamdulillah...

Kemarin bunda menangis saat papah ngasih kado ke bunda tepat pukul 00.00

Kata papah itu kado dari papah sama Rizma.
Rizma ngasitau papah kalau papah beliin bunda ****** aja, pasti bunda seneng.
Oke deh, jawab papah ke Rizma.
Bunda terharu sekali, bunda tidak bisa menahan tangis waktu membuka kado dan membaca doa-doa yang  tertulis di selembar kertas.

Esoknya, mata bunda berhasil bendul a.k.a bengkak karena tangisan itu.

Satu lagi yang membuat bunda terharu, adik-adik papah semua mengucapkan selamat pada bunda.
Mereka mengucapkan lewat sms. Kata papah, papah nggak kasitau mereka.
1 kakak bunda dan adik bunda tercinta juga ngucapin.
Siangnya, yangti sama yangkung nelpon bunda ngucapin dn ndoain bunda.
Telponnya satu-satu. Pertama mamah (yangti) trus baru papah (yangkung) karena lupa tadi nggak sekalian.

Bunda merasakan perbedaan jauh antara keluarga bunda dan keluarga papah.
keluarga papah, begitulah, selalu saling berlomba untuk mengucapkan selamat ketika ada salah satu dari anggota keluarga yang berulang tahun.
Beda sekali dengan keluarga bunda.
Bunda hanya tersenyum jika mengenang bagaimana kebiasaan keluarga bunda jika ada yang ulang tahun.

Terkadang, perbedaanlah yang membuat kita semakin dekat.
Karena satu sama lain saling melengkapi.
Saling berbagi cerita dan pengalaman.
Dan mungkin, perbedaan-perbedaan itulah yang menyatukan dua hati.
selamat ulang tahun, bunda, barokalloh :*