28 Februari 2020

[Jurnal Ulat-Ulat Pekan 7] Unlearn, Sebuah Proses Refleksi



Bismillah...

Pekan ini kelas Bunda Cekatan memasuki pekan ketujuh di fase ulat-ulat.

Setelah beberapa pekan lalu para ulat makan makanan yang dibutuhkan, sekarang saatnya istirahat di
tepi danau. Membongkar isi keranjang selama berkelana di hutan ilmu, lalu membuka kembali peta awal untuk merefleksikan apakah makanan selama ini benar-benar sudah sesuai dengan kebutuhan seperti di peta?








Peta saya ini membutuhkan beberapa makanan utama yaitu:
  • Enlightening Parenting, dimana didalamnya terdapat juga ilmu yang saya butuhkan yaitu manajemen emosi dan stress;
  • Ilmu penunjang Praktek Minim Sampah, agar bisa berbagi lewat tulisan maupun mengajak orang-orang yang mengenal saya;
  • Kebersyukuran, dimana saya dapat menjadi istri sekaligus ibu yang pandai bersyukur agar standar saya juga nggak muluk-muluk sehingga berpengaruh pada kebahagiaan saya;
  • Time Management, agar apa yang ada dalam peta ini mampu saya jalankan dengan bahagia; dan
  • Istiqomah/Konsisten, dengan harapan berlatih konsisten akan membuat saya mempunyai good habit sesuai dengan yang saya inginkan dan berujung dengan bertambahnya kebahagiaan.
Kelima makanan utama ini sudah ada dalam telur-telur sebelum menetas menjadi ulat.

Oke, mari bongkar isi keranjang, dan recalling perasaan ketika mendapatkan makanan-makanan ini.

Saya rasa, saya selalu bahagia ketika mendapatkan makanan. Entah itu makanan dari The Jungle of Knowledge, makanan dari luar hutan yang saya pelajari sendiri, maupun makanan hadiah dari teman-teman di Camping Ground

Dari hutan pengetahuan, saya dapatkan makanan : 
  • Time Management, secara global dan dalam pandangan islam,
  • Sustainable Living, yang ternyata cakupannya sangat luas. Minim sampah hanya sebagian kecil dari kehidupan berkelanjutan ini,
  • Hidup sehat ala keluarga Senior Kebal,
  • All about Portofolio Anak.
Dari luar hutan pengetahuan, saya mencari dan mendapatkan makanan:


Kebanyakan tentang Enlighten & Empower ya.. 

Ada satu lagi yaitu Set Your Anger to Manage Your Child's Anger dari OmGe @Latihati. Saya mendukung teman saya Mak Karin, jadi saya ikut belajar di kelas yang diadakannya. Congrats Mak Karin ♥️

Nah makanan Time Management saya dapatkan dari hutan pengetahuan, luar hutan seperti Rumah Inspirasi dan sumber lain, dan ada yang hadiah dari teman. 


Sedangkan makanan utama yang berkaitan dengan Hidup Minim Sampah, saya dapatkan dari Keluarga Sustainable Living, hadiah dari teman, sumber lain seperti Sosial Media Praktisi Sustainable Living dan Minim Sampah, serta dari Anggota Forum Perkumpulan Bank Sampah Tangerang Selatan (PERBAS).


Nah, makanan yang dapat hadiah dari teman ada 10 (semoga nggak ada yang terlewat, soalnya pekan lalu saya belum merekap):
  • Foodwaste dari Mak Nani
  • Trik  Juara Mengatur Waktu dari Inten
  • Daily Planner Printable dari Mak Rini
  • Bertani di Rumah Sendiri dari Ameeh Saree
  • HEBAT dari Mba Anggi (bagian dari Peta)
  • Sustainable Living dari Mak Fariza
  • The Joy of Simple Living dari Bunda Rusna Meswari
  • Manfaat Bermain Bersama Anak dari Mak Wita Maulida (Bagian dari Peta)
  • Proses Pembuatan Sabun Alami dari Mak Anit
  • Kebun Alquran dari Mak Kurnia (Camilan)
Alhamdulillah, tak terasa sudah sebanyak ini makanan yang saya dapatkan. Dan sebagian besar adalah makanan utama yang saya butuhkan, camilan hanya sekedarnya saja. Persis dengan saya di dunia nyata, jarang nyemil. Hahaha...

Senang sekali rasanya, saya mendapatkan banyak makanan utama baik dari hutan maupun dari luar hutan atau hadiah dari teman-teman.

Kok bisa nggak banyak camilan?

Kalau saya refleksikan, saya itu memilah diantara banyaknya makanan di hutan pengetahuan. Yang saya makan, hanya yang saya butuhkan seperti di dalam peta. Selain itu, karena butuh waktu juga untuk mengunyah makanan utama, jadi saya seperti kekurangan waktu untuk sekadar nyemil. Karena metodenya memang Go-Live yah. Jadi, saya bersyukur sekali mempunya waktu yang nggak banyak untuk mengikuti jadwal Go-Live teman-teman di FBG. Pas online, saya benar-benar memilih mana yang akan saya makan (dengarkan). 

Selain itu, makanan utama saya yaitu Enlighten & Empower (termasuk Enlightening Parenting) nggak ada di hutan pengetahuan. Jadi, saya mencari sendiri dari sumber luar yang memang terbatas sekali -jadi tetap bisa fokus-, kemudian mencatat, lalu sharing ke suami dahulu, mencoba praktek, lalu kembali sharing di sosial media atau ke teman ngobrol.

Yup! Begitu ritme belajar saya. Alhamdulillah...

Kalau makanan utama lainnya, saya dapatkan dari siapa saja termasuk dari suami sendiri.

Mungkin, saya perlu meningkatkan lagi ritme belajar saya agar lebih teratur meski sejauh ini alhamdulillah nggak mengganggu saya dengan ritme yang sekarang. Misal, dijadwalkan jam berapa akan belajar, nampaknya saat ini belum cocok untuk saya.

Saat ini, pemilihan 3 Big Rock (fokus utama di hari itu) lebih cocok, dan juga teknik pemasangan Timer saat ada distraksi sesuai ilmu dari Bu Lala Rumah Inspirasi. Distraksi saya sendiri seringnya berupa 3 hal yaitu sosial media (non ilmu), membalas chating, dan ngobrol. 

Alhamdulillah, saya sendiri nggak nyangka kalau perjalanan ulat-ulat ini ternyata sudah sejauh ini. Semoga ilmu yang saya dapatkan dapat saya praktekkan dan saya sharing kembali agar lebih bermanfaat.

Amiin...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca postingan ini :) silakan tinggalkan jejak di sini. Maaf ya, spam&backlink otomatis terhapus.