07 Juni 2020

[Jurnal Kelas Kupu-Kupu] Set Your Goal


Setelah libur lebaran sekitar dua pekan, kelas kupu-kupu dalam kuliah Bunda Cekatan IIP kembali berlangsung.

Kali ini memasuki pekan ketiga mentoring program. Yup, dua pekan sebelumnya telah berjalan proses mentoring yang ada du salah satu program mentorship Facebook. Saya juga baru tahu ada program seperti ini di Facebook. Hehehe...

Nah, dua pekan saya mencoba membuat jurnal dengan video. Selain lebih cepat sepertinya, juga melatih saya berbicara didepan kamera. Meski ternyata proses editingnya nggak secepat yang dibayangkan dan saya baru sadar wajah saya ternyata seperti itu saat berbicara. Hahaha...

Baik, lupakan saja. Mari kita bercerita tentang proses mentorship pekan ketiga ini.

Tema kali ini adalah menentukan tujuan. Apa sih bidang yang ingin dikuasai dan ingin saya cekatan didalamnya.

Karena mindmap saya adalah seputar kebahagiaan saya sebagai seorang ibu dan istri -dan saya nggak memasukkan peran sebagai ASN, maka inti dari mindmap saya adalah berkegiatan bersama keluarga dengan bahagia. Saya pun memilih family project sebagai media untuk melakukan aneka kegiatan bersama keluarga yang saya tuliskan dalam mindmap.

Di dalam family project, banyak sekali pelajaran yang harus disiapkan dan tentunya in sya Alloh akan ada pelajaran yang dipetik dalam setiap Family project. Manajemen waktu, manajemen emosi, komunikasi produktif, dan seterusnya. Semua bidang ini memang dari awal saya jadikan goal untuk bisa cekatan selama di kelas bunda cekatan ini.

Untuk lebih detailnya, saya jabarkan goals saya dalam tabel-tabel ini.


Bu Septi memandu kami para mahasiswi bunda cekatan untuk menentukan langkah dan deadline dari tujuan yang ingin dicapai.


Dan dari tujuan yang ditentukan, perlu juga pengaturan skala prioritas. Mirip dengan pelajaran di matrikulasi dulu.


Bu Septi mengajarkan bagaimana hidup ini dijalani melalui kelas bunda cekatan. Langkah yang detail beserta deadline yang ingin dicapai, dan mulai dari tujuan besar. 

Perjalanan kelas Bunda cekatan ini pada akhirnya mengajarkan tentang banyak sekali pelajaran hidup.

Bahwa Tujuan tanpa Rencana, hanya akan menjadi Harapan tanpa Kenyataan.

Dan dalam perjalanan ini, fokuslah pada diri sendiri. Jangan sampai kita berjalan di lintasan orang lain.

Karena seperti kupu-kupu, mereka punya warna sayap yang berbeda-beda namun semuanya indah. 

Bismillah, semoga dimudahkan menjadi kupu-kupu yang terbang indah.

Terima kasih, Ibu 💕


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca postingan ini :) silakan tinggalkan jejak di sini. Maaf ya, spam&backlink otomatis terhapus.